Selasa, 18 Februari 2014

Tips pencegahan penuaan dini dengan laminine

Hidup  tetap  awet  muda  suatu  keniscayaan  di  jaman  sekarang  ini,  polusi, suhu udara, radiasi  adalah  faktor   yang  sangat  berpengaruh  terhadap  proses  penuaan  dini  kulit  kita.   dapatkah penuaan dini  dicegah ?  Sebagian orang dewasa  sangat  menghindari  datangnya   “penuaan  dini  terutama”  untuk  daerah  wajah, banyak  cara  yang ditempuh  oleh  para  wanita  agar  menjaga  kulit  wajah  tetap  awet  muda  dan  terhindar  dari  proseses penuaan dini.


Tulang keropos (osteoporosis) dan penuaan dini merupakan momok yang menakutkan bagi hampir setiap orang dewasa ini. Tulang keropos dan penuaan dini dapat dipercepat prosesnya dikarenakan pola makan yang tidak sehat, kekurangan kalsium, merokok, gemar minum alkohol, jarang berolahraga, dan stres. Proses penuaan dini dimulai pada sekitar usia 25 tahun dan pada usia mendekati 40 tahun. Kalsium dan mineral lainnya di dalam tulang berkurang lebih cepat daripada seharusnya. Pada wanita menurunnya hormon estrogen menjadikan pengeroposan tulang menjadi lebih cepat.

Penuaan dini juga ditandai dengan kerusakan kulit, kulit tampak kusam dan berkerut serta muncul flek-flek hitam. Hal tersebut dikarenakan kurangnya vitamin C dalam menghadapi radikal bebas yang bisa merusak kulit. Untuk mencegah tulang keropos dan penuaan dini, kita perlu mengkonsumsi kalsium dan vitamin C dalam jumlah yang tepat. Laminie   obat alami  yang  berasal  dari  ekstrak  Telur  ayam, memiliki khasiat utama sebagai antioksidan pencegah pengapuran tulang, penuaan dini, memperlambat menopause, dan mengurangi dampak negatif nikotin.

Berikut beberapa tanda penuaan dini yang terlihat di kulit :

1. Muncul bercak hitam atau Age spot atau liver spot

Liver spot yang juga dikenal dengan age spot merupakan bercak-bercak hitam yang muncul pada penuaan kulit.
Menurut National Institutes of Health, age spot biasanya terjadi pada orang yang sering berada di bawah sinar matahari. Age spot biasanya muncul di lengan, punggung, dahi wajah, tangan dan bahu (daerah yang mudah terkena matahari).
Selain menimbulkan bercak-bercak hitam atau age spot, penuaan dini juga sering menunjukkan adanya kelainan pigmen, terutama di kulit wajah.

2. Tekstur kulit kasar

Kulit kering dan kasar juga merupakan tanda umum yang dialami saat kulit mengalami penuaan dini. Ketika kulit terlalu sering terpapar matahari, kolagen dan elastin kulit akan rusak.
Kolagen berfungsi memberikan kekuatan dan elastisitas kulit, sedangkan elastin membuat kulit kencang dan fleksibel. Sebagai akibat dari kerusakan sinar matahari, kulit menjadi kering dan kasar.

3. Pori-pori membesar

Pembesaran pori-pori juga terkait dengan penuaan kulit dini. Seiring bertambahnya usia, pori-pori tumbuh lebih besar karena penumpukan sel kulit mati di sekitar pori-pori.
Pembesaran pori-pori dapat dikurangi dengan pengelupasan kulit secara teratur.

4. Tentu saja tanda yang mudah dikenali adalah keriput, kerut dan kendur.

American Academy of Dermatology melaporkan bahwa keriput disebabkan oleh paparan sinar matahari dan kerutan yang intensif oleh merokok.
Paparan radikal bebas menyebabkan kerusakan DNA kulit dalam membran sel. Akibatnya, kolagen kulit dan elastin turun dari waktu ke waktu, hingga kulit mulai merosot dan kehilangan elastisitasnya.

Laminine   sangat  ampuh  untuk  mencegah  penuaan dini  karena  Laminine  banyak mengandung  Bahan-bahan Alami yang mengandung   :
· 22 Asam Amino
· Trace Mineral
·  Vitamin
·  Fibroblast Growth Factor (FGF).
Struktur Molekul Laminine  Kombinasi sempurna dari kehidupan yang berasal dari tanah, laut dan tanaman. sumbernya “Miracle of Life”.  11  Studi klinis telah dilakukan yang menunjukkan dampak Positif Laminine terhadap Fisik, Mental, Kekuatan Emosional dan Kesehatan keseluruhan.  Banyak orang bersaksi bahwa Laminine memberikan mereka perubahan nyata hanya dalam waktu 48 jam

SEJARAH LAMININE

Penemuan Dr Davidson














Cikal bakal Product Bertechnology Stem Cell “LAMININE” telah dimulai sejak penemuannya lebih dari 80 tahun yang lampau.
Tepatnya pada tahun 1929, Dr. John Ralston Davidson, seorang dokter Oncolog (ahli kanker) terkenal berkebangsaan Kanada, yang menjabat sebagai Associate Professor pada Fakultas Kedokteran di University of Manitoba, Winnipeg;  menemukan ekstrak dari putih telur ayam yang subur dalam sebuah inkubator sebagai sumber obat yang sangat mujarab.
Dr. Davidson sangat terkesan dengan masyarakat di berbagai Negara yang mengkonsumsi telur ayam yang sedang dieramkan dan mereka menjadi sehat, sembuh, penuh vitalitas & panjang umur.
Dr. Davidson menggunakan ekstrak tersebut untuk mengobati para pasiennya. Hasilnya sangat luarbiasa. Ribuan pasien penderita penyakit kanker dan berbagai penyakit lainnya menjadi SEMBUH  setelah mendapatkan suntikan ekstrak putih telur ayam yang telah dibuahi tersebut.
Pada tahun 1943, hasil penemuan dan penelitian Dr. John R. Davidson dikemukakan pada seminar kedokteran : “Third International Cancer Conference” di Amerika Serikat.

Selama puluhan tahun para ilmuwan dan peneliti terus berlomba-lomba mengungkap rahasia penemuan Dr. Davidson, namu tak satupun yang berhasil memecahkan : ”CODE” penemuan ajaib tersebut.



Hasil Penelitian Dr Eskeland



Dr. Bjodne Eskeland (Norwegia) menghabiskan hampir separuh dari hidup professionalnya untuk bekerja di bidang industri telur di Norwegia dalam meneliti penemuan Dr. John R. Davidson.
Di era tahun 1990-an, Dr. Bjodne Eskeland  bersama Nils Christian Mortensen bekerjasama dalam mengembangkan prosedur untuk mengeskstrak protein khusus ini.
Setelah bekerja keras bertahun-tahun, akhirnya mereka berhasil menyempurnakan prosedur ekstraksi tersebut dan melakukan Studi Klinis dan Uji Klinis.
Telur yang digunakan berasal dari telur yang sudah dibuahi dari peternakan ayam yang dipelihara secara khusus dalam Standart Organic dan Bebas Hormone  di Norwegia, yang merupakan salah satu dari sedikit Negara di dunia yang steril dari penyakit unggas dan bebas kuman Salmonella.
Telur tersebut dipanen pada hari ke-9 pada masa inkubasi tepat disaat memasuki “stadium pra-embrio”. Saat memasuki stadium ini, berbagai substansi biologis aktif (factor pembentuk kehidupan), mencapai konsentrasi terbaiknya. Substansi biologis tersebut merupakan fraksi protein yang diambil pada stadium paling tepat, yaitu pada “stadium pra-embrio” yang mengandung : Asam Amino, Fibrolast Growth Factor  (FGF) dan kandungan nutrisi yang paling tinggi sehingga memungkinkan embrio telur menjadi makhluk hidup.
Inilah yang oleh Dr. Bjodne Eskeland disebut dengan Young Tissue Extract (YTE) dan dipatenkan dengan nama : Fertilized Avian Egg Extract oleh LifePharm, Inc – USA.

Laminine
Dari penemuan spektakuler Young Tissue Extract inilah yang kemudian disempurnakan dan dipatenkan oleh Perusahaan LifePharm Inc, USA; dengan Brand Product : “LAMININE”
Komposisi yang sempurna dari Product “LAMININE” diformulasikan secara khusus antara : Fertilized Avian Egg Extract, Marine Protein dan Phyto Protein.
Dengan komposisi sempurna yang saling bersinergi secara optimal ini, menjadikan Product “LAMININE” sangat berkualitas dan memberi manfaat  yang sangat maksimal bagi manusia  untuk : Kesehatan, Therapy & Anti Aging.
Nama LAMININE berasal dari dua kata, yaitu : “LAMININ” yang berarti ‘unsur/zat’ yang ditemukan dalam seluruh bagian sel yang saling berkaitan dalam membentuk kehidupan manusia; dan “NINE” di ambil dari angka ‘9’ yang merupakan waktu panen yang tepat pada telur unggas di inkubator yang sedang memasuki stadium pra-embrio.
Dengan komponen ekstrasi “Pembentuk Kehidupan” yang ada di dalam Product LAMININE, yaitu : Asam Amino, FGF dan Nutrisi super lengkap; menjadikannya bekerja sangat luarbiasa dalam tubuh kita dengan cara merangsang StemCell kita untuk bekerja : Meregenerasi, Merehabilitasi, Merevitalisasi, Mereplikasi dan Meremajakan Sel.
Berdasarkan hasil lebih dari 30 kali Uji Klinis + ratusan Clinical Studies terhadap Produk LAMININE, para Ahli Stem Cell di Kanada, USA dan Eropah mempercayai bahwa LAMININE adalah salah satu sumber Asam Amino dan FGF terbaik bagi manusia dewasa.